Beberapa orang pasti udah pernah mendengar pemisahan
campuran, Pemisahan campuran mungkin adalah memisahkan dua atau lebih zat dari
satu zat. Yap tepat. Pengertian sederhana begitu. Pada mulanya zat itu
sendiri-sendiri / individu tampa kecampur, namun seiring dengan perkembangan
kimia. Zat tersebut dapat dicampur dan dijadikan satu. Dan seiring perkembangan
zaman, zat yang dicampur itupun dapat di pisahkan diri.
A. Pengertian dari pemisahan campuran.
Sebelum berahih ke pengertian pemsahan campuran.
Sebaiknya coba mengerti dulu dengan pengertian campuran.
Campuran adalah merupakan gabungan antara dua jenis zat
atau lebih yang dijadikan menjadi satu. Campuran memiliki dua jenis, yakni
Campuran Heterogen dan Homogen.
Secara serdehana. Setelah mengerti pengertian Campuran.
Maka Pemisahan Campuran dapat diartikan menjadi :
Pemisahan Campuran adalah proses memisahan antara dua
jenis zat atau lebih agar zat-zat tersebut terpisah dan menjadi zat tunggal
(satu, bukan menjadi satu) dengan melakukan tindakan secara fisika maupun kimia.
B. Dasar-Dasar Pemisahan Campuran
Suatu campuran disusun oleh materi-materi yang memiliki
sifat fisika dan sifat kimia yang berbeda. Berdasarkan perbedaan
sifat-sifat materi yang menyusunnya, maka suatu campuran dapat
dipisahkandengan cara-cara tertentu. Beberapa hal yang menjadi dasar
metode pemisahan campuran adalah ukuran partikel, titik didih,
kelarutan, dan adsorbsi.
- Ukuran Partikel
Jika ukuran partikel zat yang akan dipisahkan berbeda
ukuran dengan partikel zat pencampurnya, maka campuran tersebut
dapat dipisahkan dengan cara filtrasi (penyaringan).
- Titik Didih
Jika zat yang akan dipisahkan memiliki perbedaan titik
didih dengan zat pencampurnya, maka campuran tersebut dapat
dipisahkan dengan metode distilasi. Pemisahan campuran dengan dasar perbedaan titik
didih harus dilakukan dengan kontrol suhu yang ketat supaya tidakmelewati titik
didih zat yang akan dipisahkan.
- Kelarutan
Secara umum, pelarut dibedakan menjadi pelarut polar
(air) dan pelarut nonpolar (alkohol, aseton, kloroform, eter).
Berdasarkan perbedaan kelarutan zat-zat penyusun suatu campuran pada jenis
pelarut tersebut, maka campuran dapat dipisahkan dengan cara ekstraksi.
- Adsorbsi
Adsorbsi adalah penarikan suatu zat oleh bahan pengadsorbsi secara
kuat sehingga menempel pada permukaan dari bahan pengadsorbsi. Berdasarkan
perbedaan daya adsorbsi, maka
pemisahan campuran dapat dilakukan dengan cara adsorbsi.
C. MACAM-MACAM PEMISAHAN CAMPURAN
1) Penyaringan (Filtrasi)
Filtrasi atau penyaringan adalah teknik penyaringan
yang dapat digunakan untuk memisahkan campuran yang ukuran partikel zat-zat
penyusunnya berbeda. Misalnya, pada pembuatan santan kelapa. Santan kelapa
dibuat dengan cara memisahkan campuran santan, air, dan ampas kelapa dengan
menggunakan saringan.

Dengan menggunakan saringan yang berpori-pori kecil,
santan kelapa dapat melewati lubang saringan dan ampas kelapa tertahan dalam
saringan. Pernahkah kamu membuat air teh? Untuk mendapatkan air teh maka kamu
perlu merendam teh dalam air panas, kemudian gunakan saringan untuk memisahkan
teh dengan air tehnya.
Proses pemisahan campuran dengan cara penyaringan
biasanya digunakan untuk memisahkan campuran yang disusun oleh zat
padat yang tidak larut dalam air dengan zat cair (campuran air dengan
tanah), campuran beberapa zat padat yang memiliki ukuran partikel
yang berbeda (campuran pasir dengan batu), dan campuran zat padat
yang memiliki perbedaan sifat kelarutan (campuran gula dengan tanah).
2) Penyulingan (Destilasi/Distilasi)
Distilasi atau penyulingan adalah proses pemisahan campuran
dengan penguapan yang diikuti pengembunan. Mula-mula campuran yang akan
dipisahkan dipanaskan hingga di atas titik didih zat yang akan dipisahkan. Oleh
karena zat yang akan dipisahkan memiliki titik didih yang lebih rendah daripada
larutan, maka zat tersebut akan menguap terlebih dahulu. Uap yang terbentuk
kemudian didinginkan sehingga menjadi cairan. Cairan yang dihasilkan
selanjutnya ditampung dalam suatu wadah sebagai distilat.
Apakah manfaat prinsip penyulingan dalam kehidupan
sehari-hari? Prinsip penyulingan digunakan di industri minyak untuk memisahkan
bensin, minyak tanah, dan solar dari minyak mentah. Hal ini dapat dilakukan
karena komponen-komponen minyak bumi mempunyai titik didih yang berbeda-beda.
Oleh karena dalam campuran (minyak mentah) terdapat lebih dari satu komponen
yang akan dipisahkan maka harus dilakukan distilasi bertingkat atau biasa
disebut distilasi fraksionasi.
Penyulingan atau distilasi digunakan untuk memisahkan
campuran yang disusun oleh materi yang dapat menguap dan memiliki
perbedaan titik didih atau titik uap. Pemisahan dengan metode distilasi
dilakukan dengan cara memanaskan campuran sampai menguap. Contohcampuran
yang dapat dipisahkan dengan cara distilasi adalah campuran air dengan
alkohol, campuran materi-materi dalam minyak bumi, air teh, dan air susu.
Air dan alkohol memiliki perbedaan titik didih. Titik didih alkohol adalah
65º C sedangkan titik didih air adalah 100º C.Jika didistilasi, maka alkohol
akan menguap lebih dahulu dan keluar ke labu penampungan lebih awal
daripada air. Sehingga, alkohol akan terpisah dari air.
3) Pengkristalan (Kristalisasi)
Kristalisasi dilakukan untuk memisahkan campuran yang
disusun oleh materi yang berbentuk cair dengan materi yang berbentuk
padat dan memiliki sifat larut dalam air. Contoh campuran yang
dapat dipisahkan oleh proses kristalisasi adalah larutan gula dan
larutan garam. Jika larutan gula dipanaskan dalam suatu wadah, maka
airnya akan menguap dan akan tersisa kristal gula pada wadah
tersebut. Cara seperti itu dinamakan kristalisasi. Cobalah kamu
lakukan kristalisasi pada air laut untuk mendapatkan kristal garam!

4) Kromatografi
Kromatografi dilakukan untuk memisahkan campuran
warna pada tinta warna. Teknik yang digunakan adalah teknik
kromatografi kertas. Dengan cara kromatografi, warna-warna penyusun tinta
warna dapat dipisahkan. Contohnya adalah pemisahan warna
penyusun tinta hijau. Warna hijau adalah warna campuran dari warna biru
dan warna kuning. Jika tinta hijau kita goreskan pada kertas, kemudian ujung
kertas dicelupkan ke dalam air, maka warna hijau tersebut akan terurai
menjadi warna kuning dan biru. Cara seperti itu adalah teknikkromatografi
kertas.
5) Sublimasi
Teknik sublimasi dilakukan untuk memisahkan campuran
zat yang mudah menyublim dengan pengotornya, seperti kamfer dan
iodium. Iod ium yang tercampur dengan pengotor dapat dimurnikan
kembali dengan teknik sublimasi.

Kristal yang mengandung iodium dan pengotornya disimpan
dalam gelas tertutup dan di atas tutupnya disimpan es batu sebagai
pendingin. Kemudian dipanaskan sehingga menyublim. Uap iodium yang
tidak mengandung kotoran akan membeku kembali pada bagian tutup
danpengotornya tetap berada di bagian dasar gelas.
6) Ekstraksi
Ekstrasi merupakan metode pemisahan campuran
dengan melarutkan bahan campuran dalam pelarut yang sesuai. Dasar
metode pemisahan ini adalah perbedaan kelarutan bahan dalam pelarut
tertentu. Contoh pemisahan campuran secara ekstraksi adalah pemi-sahan
sari kelapa dari ampasnya dengan menggunakan pelarut air. Sari
kelapa yang akan diambil dari ampasnya dilarutkan terlebih dahulu dalam
air. Pada proses pelarutan, ampas kelapa tidak ikut larut dalam air.
Sehingga setelah pelarutan sari kelapa terpisah dari ampasnya.
7) Sentrifugasi
Suspensi yang partikel-partikelnya sangat halus tidak
bisa dipisahkan dengan cara filtrasi. Partikel-partikelnya dapat melewati
saringan atau bahkan menutupi lubang pori-pori saringan sehingga cairan tidak
dapat lewat. Cara untuk memisahkan suspensi adalah dengan membiarkannya hingga
mengendap. Setelah beberapa saat, partikelpartikelnya mengendap sehingga
cairannya dapat dituang. Akan tetapi banyak partikel suspense yang terlalu
kecil untuk disaring tetapi juga tidak dapat mengendap. Hal ini karena
partikel-partikel padatan tersebut dipengaruhi oleh gerakan molekul cairan yang
sangat cepat.
Suspensi yang sulit dipisahkan ini dapat dipisahkan
dengan sentrifugasi. Tabung sebagai wadah suspensi dikunci pada gagang atau
rotor untuk mengitari sebuah alat atau mesin pemutar. Batang vertikal di
tengahnya diputar dengan motor listrik. Batang itu berputar dengan sangat
cepat. Tabung akan mengayun dengan cepat tetapi mulut tabung tetap menghadap ke
tengah. Sentrifugasi yang terkecil dapat memutar dengan kecepatan 2.000
putaran/menit (rpm). Sentrifugasi dapat digunakan untuk memisahkan susu menjadi
susu krim dan susu skim. Sentrifugasi juga dapat digunakan untuk memisahkan
komponenkomponen darah.
8) Evaporasi (Penguapan)
Pada proses penguapan, larutan dipanaskan sampai zat
pelarutnya (air) menguap dan meninggalkan zat terlarut (garam). Proses
pemisahan dengan cara penguapan ini dapat terjadi karena zat terlarut (garam)
memiliki titik didih yang lebih tinggi daripada zat pelarutnya (air).
9) Dekantasi
Dekantasi dapat digunakan sebagai salah satu alat
alternatif selain filtrasi untuk memisahkan cairan dan padatan. Dekantasi
dilakukan dengan cara menuang cairan secara perlahan-lahan, dengan demikian
padatan akan tertinggal di dalam wadah tersebut. Metode jenis memang terbilang
lebih cepat daripada filtrasi, namun hasilnya masih kurang efektif. Hasil akan
menjadi lebih efektif bila ukuran zat padat jauh lebih besar, misalnya campuran
air dengan kerikil.
10) Corong pisah
Campuran dua jenis zat cair yang tidak saling
melarutkan dapat dipisahkan dengan corong pisah lalu didiamkan selama beberapa
saat sampai membentuk dua lapisan terpisah. Contohnya adalah seperti pemisahan
air dengan minyak.
11) Rekristalisasi
Kristalisasi ialah pemisahan campuran dengan cara
mengkristalkan atau mengendapkan zat terlarut dalam larutan yang tadinya berupa
cairan juga. Biasanya kristalisasi ini menggunakan suhu rendah untuk membuat
cairannya mengendap. Sedangkan rekristalisasi ialah suatu proses kristalisasi
ulang. misalnya kita mendapatkan kristal, namun kristal tersebut belum murni. untuk
mendapatkan kristal yang lebih murni dilakukan rekristalisasi. rekristalisasi
dilakukan dengan cara melarutkan kristal dalam pelarut kemudian
mengkristalkannya kembali
LATIHAN SOAL
1. Sebutkan tiga pemisahan campuran!
2. Bagaimanakah cara yang dilakukan
penduduk di sekitar pantai agar memperoleh air tawar yang bersih?
3. Jelaskan pengertian kromatografi!